Jakarta (Lampost.co) -- Perbedaan antara
sepeda motor gigi manual dan matic tidak hanya dari cara
mengoperasikannya saja. Dalam hal perawatan, motor matic dengan sepeda
motor bertransmisi manual juga memiliki perbedaan, khususnya penggunaan
oli mesin.
Oli untuk motor matic dikenal dengan sebutan automatic transmission fluid (ATF). Oli tersebut berfungsi sebagai pelumas mesin serta bertugas sebagai penghantar dalam mekanisme perpindahan gigi transmisi. "Perbedaan oli motor transmisi matic dan manual tidak hanya dilihat dari kekentalan. Tapi secara fungsi juga sangat berbeda," kata Yosi pemilik bengkel sepeda motor Bengbrand, kepada Metrotvnews.com, di Bekasi, beberapa waktu lalu. Transmisi di sepeda motor. Honda Lebih lanjut Ia menjelaskan, oli untuk motor manual hanya melumasi mesin. Sedangkan oli untuk motor matic juga berfungsi untuk melumasi perpindahan gigi transmisi. Pembeda lain bisa dilihat dari kode Japanese Automotive Standar Association (JASO). Di motor matic ditandai dengani kode JASO MB yang menunjukkan adanya kandungan molybdenium atau zat aditiv 'friction modifier' untuk menambah tingkat pelumasan oli sehingga dapat meningkatkan performa motor matic. Sedangkan untuk motor manual ditandai dengan kode JASO MA, yang memiliki kandungan zat aditiv senyawa dengan kampas kopling. Hal itu dimaksudkan agar kopling tidak mudah selip dan meningkatkan daya gesekan di kopling. Jika oli motor matic digunakan untuk melumasi mesin motor manual, maka bisa terjadi slip kopling karena tidak mengandung aditiv untuk membuat kopling jadi presisi. Begtu pula sebaliknya, bisa membuat pergesekan gigi transmisi otomatis terasa kasar, jika menggunakan oli untuk motor manual. |
Home »
berita fenomenal
,
berita hari ini
,
berita hari ini lampost
,
lampost.co
,
News
,
Otomotif
,
update berita
» Jangan Pakai Oli Matic untuk Motor Manual, Ini Alasannya
Jangan Pakai Oli Matic untuk Motor Manual, Ini Alasannya
