Showing posts with label berita daerah. Show all posts
Showing posts with label berita daerah. Show all posts

Honor 614 TKS di Tanggamus Terancam Tak Dibayar

KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Surat rekomendasi dari pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung berkenaan dengan rekrutmen tenaga kerja sukarela (TKS) telah diterima pihak legeslatif Kabupaten Tanggamus, Rabu (20/9/2017). Surat tersebut merupakan jawaban dari pemprov atas hasil konsultasi TPAD dan Badan Anggaran DPRD Tanggamus.

Menurut Ketua DPRD Tanggamus, Heri Agus Setiawan bahwa advis dari pemprov ini berisi tiga poin yang diantaranya meliputi agar pemerintah daerah mematuhi dan menjalankan PP nomor 48 tahun 2005. Poin kedua, agar pembayaran honor 614 TKS di 2017 tidak diakomodir.

Sedangkan poin terakhir, pemerintah daerah diminta untuk menjaga kondusifitas sampai dengan pengesahan APBD Perubahan.

"Dengan demikian kami akan berusaha untuk mengindahkan advis pemprov ini dan berupaya untuk menjalankan dengan baik," ujar Heri Agus Setiawan kepada Lampost.co.
Share:

Kontraktor Akhirnya Pasang Plang Proyek Pasar Way Halim

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) – Setelah sempat tak memasang plang proyek pembangunan pasar perumnas Way Halim, Bandar Lampung, akhirnya kontraktor memasang plang proyek beserta denah pembangunan.

Salah seorang petugas parkir pasar perumnas Wayhalim, Yufu (30) membenarkan jika plang beserta denah dipasang pekerja proyek bernilai Rp9,18 miliar tersebut sejak selasa (19/9/2017).
"Ya baru dipasang hari selasa kemarin lengkap plang dengan gambar pembangunan pasarnya,” kata dia kepada Lampost.co, Rabu (20/9/2017).

Namun demikian plang proyek yang dilengkapi dengan denah gambar rancangan pembangunan tersebut, saat ini hanya menyisakan plang proyek saja. "Tapi sekarang hambar rencana pembangunan atau denahnya sudah gak ada diambil lagi sama pekerjanya. Gak tau kenapa,” jelasnya.

Pantauan Lampost.co dilokasi pembangunan belasan pekerja mulai membersihkan puing puing bangunan, dibantu satu unit alat berat eksavator. Pada plang proyek pembangunan tercantum rincian jasa konstruksi fisik pembangunan pasar way halim dengan tanggal kontrak 31 Agustus 2017-28 Desember 2017 seilai Rp9.122.250.000 bersumber dari dana APBN 2017 dikerjakan oleh PT. Haberka Mitra Persada.

Terpisah, Kepala UPT Pasar Wayhalim, Parlindungan Pane mengatakan pembangunan akan terus dikebut untuk mengejar penyelesaina pada bulan desember mendatang. “ya pekerjaan terus dikebut. Sementara ini liburnya setap hari minggu, tapi mungkin kedepan tidak ada libur sambil menunggu material datang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pengamat Hukum Universitas Lampung, Yusdianto mengatakan sudah merupakan kewajiban setiap kontraktor pembangunan yang dibiayai pemerintah untuk memasang papan nama proyek merujuk sejumlah peraturan perundang undangan yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006).

"Ya sudah kewajiban kontraktor memasang plang proyek nama. jika tidak nantinya proyek tersebut dianggap siluman,” kata dia dihubungi.

Update Berita Seputar Musik
Share:

Hadapi Kemarau, Tubaba Siapkan Ratusan Sumur Bor

PANARAGAN (Lampost.co) -- Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menyiapkan ratusan bangunan sumur bor untuk jaringan air bersih di setiap dusun yang tersebar di 96 tiyuh atau kelurahan di kabupaten setempat.

Sumur bor tersebut disiapkan untuk menghadapi musim kemarau terutama di daerah yang rawan kekeringan. Pembangunan sumur bor tersebut selain didanai dari APBD kabupaten juga didanai dari bantuan dana desa.

"Berdasarkan data pemkab, jumlah sumur bor yang dibangun untuk fasilitas umum jumlahnya sudah ratusan. Artinya, setiap dusun paling minim memiliki satu unit sumur bor," ujar Kadis Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba, Iwan Mursalin, Rabu (13/9/2017).

Dia menjelaskan terkait menghadapi kemarau tahun ini pemkab tidak mengkhawatirkan kekurangan air bersih di lingkungan masyarakat. Sebab, jaringan air bersih ini sudah berjalan dan dikelola secara swadaya.

"Setelah bangunan ini kita bangun, langsung kita serahkan kepada masyarakat. Pengelolaannya menyangkut biaya operasional untuk listrik dan BBM genset yang kita setiapkan," ujarnya kepada.

Berdasarkan pemantauan Lampost.co, memasuki musim kemarau masyarakat Tubaba sudah mulai memanfaatkan jaringan sumur bor yang telah disiapkan pemkab disetiap lingkungan masyarakat. Pembangunan sumur bor tersebut dinilai membantu jaringan air bersih khususnya dimusim kemarau.
"Bangunan sumur bor dari pemkab memang sangat membantu masyarakat. Dapat kita pastikan tidak hujan dua minggu saja masyarakat sudah mengeluhkan kekuragan air bersih, seperti sekarang air bersih mulai dikeluhkan," ujar Bilal, warga Panaraganjaya.
Share:

Rupiah Bergerak Melemah ke Level Rp13.215/USD

Jakarta (Lampost.co) -- Pergerakan nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini terpantau melemah tipis jika dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Mengutip data Bloomberg, Rabu 13 September 2017, rupiah dibuka melemah tipis ke posisi Rp13.215 per USD jika dibandingkan sebelumnya yang berada di Rp13.200 per USD.
Gerak rupiah melemah hingga mencapai 12 poin atau setara 0,09 persen. Tak beberapa lama kemudian, gerak rupiah berfluktuatif dengan berada di level Rp13.212 per USD.

Adapun rentang gerak rupiah pada perdagangan pagi ini berada di Rp13.202-Rp13.216 per USD. Sementara itu, untuk year to date (ytd) return rupiah tercatat sebesar -2,03 persen.

Sementara itu, mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp13.211 per USD. Pergerakan rupiah melemah hingga mencapai 21 poin atau setara 0,16 persen.

"Rupiah diperkriakan stabil hari ini, tetap bergerak di kisaran Rp13.200 per USD," ungkap Samuel Research Team dalam hasil risetnya Rabu 13 September 2017.

Info Update SAI 100 FM LAMPUNG News & Entertainment.
Share:

TP PKK, Darmawanita dan Dekranasda Pesawaran Kunjungan ke Jateng dan DIY

PESAWARAN (Lampost.co)--Ketua TP PKK, Darmawanita dan Dekranasda Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta selama tiga hari,  4-6 September 2017.Rombongan dipimpin langsung Ketua TP PKK Pesawaran, Nanda Indira Dendi, diterima ketua TP PKK Jawa Tengah, Siti Atiqoh Ganjar Pranowo.

"Atas nama pribadi dan rombongan saya mengucapkan terima kasih, sebesar-be sarnya dan apresisasi luar biasa karena karena rombongan diterima sangat baik," kata Nanda dalam rilisnya kepada Lampost.co, Rabu (6/9/2017).

Nanda mengatakan PKK merupakan mitra pemerintah dalam membantu program yang dijalankan oleh pemerintah dan melalui kunjungan kerja (Kunker) rombongan dari Kabupaten Pesawaran untuk belajar terkait program-program unggulan yang telah dilaksanakan khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

"Dalam Kunker ini, kami mohon kepada ibu ketua Tim penggerak PKK Jawa Tengah dan seluruh anggota agar dapat berbagi pengalaman, seluas-luasnya, sebagai bekal ketika kembali ke Kabupaten Pesawaran,"jelasnya. Cek Chart SANDI 21 (2 September 2017)

Adapun tujuan dari kunjungan ini, menurut istri Bupati Pesawaran ini, adalah untuk menambah wawasan bagi industri kerajinan di Kabupaten Pesawaran khusunya di bidang membatik, sehingga inovasi dan kualitas batik di sini bisa dikembangkan di Kabupaten Pesawaran.
Share:

Mustafa Menghimbau OPD Jangan Kerja Sendiri, Harus Bersinergi

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Guna mewujudkan satuan kerja yang berkualitas, efektif dan efisien, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa meminta organisasi pemerintah daerah (OPD) agar tidak bekerja sendiri-sendiri dan harus bersinergi satu sama lain. 

Hal ini diungkapkan Bupati Mustafa saat memimpin apel pagi di Lapangan Gunungsugih, Senin 4/9/2017. Ia menegaskan, sinergitas sangat penting dalam meningkatkan efeketifitas dan pencapaian kerja.

"Terutama untuk OPD-OPD yang memang harus ada kordinasi satu sama lain, jangan sampai kerja masing-masing. Lampung Tengah kini sedang gencar membangun, jangan sampai target terhambat karena kordinasi yang tidak maksimal," ungkapnya. 


Mustafa juga menekankan peran penting hadirnya aparatur negara untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah. Termasuk persoalan yang muncul seperti kehadiran dan etos kerja. 

"Tidak boleh lagi ada PNS ke kantor hanya karena absen. Ukuran kinerja akan menjadi ukuran utama, tiap tahun akan diukur kinerja pegawai PNS baik pejabat maupun staf. Yang tidak mencapai ukuran akan dipertimbangan," tegasnya. 






Ke depan, lanjutnya, PNS harus mengubah cara melayani masyarakat dan berkinerja. PNS harus menciptakan inovasi baru dan meningkatkan sinergitas antara OPD.

Ingin Tahu Berita Musik!!!
Share:

Karissa Atsila Arieza Pandai Mewarnai

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kreatif dan lincah, itulah sifat yang melekat pada Karissa Atsila Arieza. Meski usianya terbilang belia, siswa di TK IT Setia Kemiling, Bandar Lampung, ini sudah terlihat memiliki bakat seni di bidang mewarnai gambar. Di sekolah, siswi kelahiran Pringsewu, 30 Oktober 2010, ini dikenal cerdas dan pandai bergaul oleh guru-gurunya.

Karissa juga selalu tampil percaya diri di dalam setiap perlombaan mewarnai yang diikutinya. Putri dari pasangan Hery Rizal dan Diah Puspitasari ini baru-baru ini berhasil mendapatkan juara I lomba mewarnai gambar antarsiswa TK di tingkat Provinsi Lampung. Prestasi yang membuat kedua orang tua, guru, dan teman-teman di sekolahnya bangga padanya.

Selain pandai mewarnai gambar, Karissa yang menyukai bidang seni juga gemar melukis hingga mendesain baju. Selain itu, ia juga memiliki hobi membaca buku cerita hingga menghafalkan surah-surah pendek Alquran seperti yang diajarkan para guru di sekolah.

Sumber : SAI 100 FM Lampung
Share:

Diduga Gelapkan Uang Wajib Pajak, Kepala Samsat Mesuji Menghilang

MESUJI (Lampost.co) -- DYP, Kepala Samsat Mesuji menghilang setelah diduga melarikan sejumlah uang milik wajib pajak di Mesuji. Selain tidak bisa dihubungi, sudah 15 hari DYP tak masuk kantor.
Informasi dari salah satu petugas di Kantor Samsat setempat, Senin (28/8/2017), uang yang diduga dibawa kabur pelaku jika di kalkulasi mencapai Rp300an juta.

Dengan perincian, uang tunai setoran pajak di kasir Rp72 juta. Berkas pajak kendaraan roda empat titipan sekitar 10 berkas. "Jika dikali Rp4 juta aja berarti sudah 40 juta," ujar sumber di Samsat yang tidak mau di sebut namanya.

Belum lagi pengakuan Siregar, warga Desa Wayserdang, yang juga mengaku menitipkan uang Rp4 juta dan BPKB asli untuk bayar pajak. "Sudah lebih enam bulan, saya tanya belum selesai juga berkasnya, tiap mau saya temui, mengelak terus," ujarnya.

Bahkan, pelaku juga membawa uang stafnya di Samsat Mesuji Rp50 juta. Di sekitar kantor Samsat juga, Karmin, warga yang membuka usaha fotokopi, juga menjadi korban. Dengan kerugian Rp25 juta. "Waktu itu saya mau titip minta tolong ditransferkan ke anak saya untuk uang kuliah, malah ga di transfer, waktu saya tanya lupa, lalu uangnya terpakai," ujar Karmin.

Saat yang sama di Samsat juga datang beberapa menanyakan keberadaan Destra. Salah satunya Novan, warga Bandar Lampung. Ia mengaku mobil Xenia miliknya disewa oleh pelaku sejak tanggal 10 Juli 2017. "Uang rentalnya baru dibayar Rp4 juta. Tapi sekarang Destra ini tidak bisa dihubungi. Saya mau tarik mobil saya, informasinya malah sudah di gadaikan," ujar Novan.

Lampost.co berusaha menemuinya di Kantor Samsat, tapi menurut para pegawai DYP tidak masuk kerja hampir satu bulan. Bahkan, ada yang menyebutkan pelaku pergi ke Bali.
Share:

Puluhan Masyarakat dan Wartawan Datangi Polres Way Kanan


WAY KANAN (Lampost.co)--Puluhan masyarakat dan wartawan mendatangi Kantor Polres Way Kanan terkait pelecehan terhadap profesi jurnalis dan suku Lampung. Masyarakat dan wartawan minta Kapolres Way Kanan untuk menyampaikan permintaan maaf terkait permasalahan tersebut, Senin (28/8).

Berdasarkan pantauan Lampung Post dilapangan masyarakat Way Kanan dan wartawan menyampaikan beberapa pernyataan yakni Kami Jurnalis Bukan Kotoran Hewan, Save Jurnalis, Kami Pewarta Bukan Pembawa Petaka, Jangan Hina Profesi Kami dan Copot Kapolres Way Kanan.
Permasalahan tersebut di awali dari pernyataan Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan, pada Minggu (27/8/2017), sekitar pukul 02.00 wib, dini hari saat salah jurnalis meminta konfirmasi terkait persoalan angkutan batubara yang melintas di Way Kanan kepada dirinya. Dalam rekaman tersebut Kapolres menuturkan dengan suara tinggi dan perkataan kasar dan tak sepatutnya.

"Kami selaku profesi wartawan meminta kepada Kapolres untuk menarik kata-katanya dan menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan masyarakat yang telah di hinanya", tutur Yudi, salah satu wartawan di Way Kanan.


Sampai berita ini di turunkan, Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan, tidak kunjung datang menemui awak media. Kurang lebih sekitar satu jam, wartawan dan masyarakat Way Kanan menyampaikan aspirasi akhirnya membubarkan diri dengan baik dan santun. Penyampaian aspirasi ini akan dilanjutkan pada besok, Selasa (29/8).
Share:

Diklat PIM Jawa Tengah Kunjungi Lampung Tengah

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) --  Visitor Diklat PIM II dari Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan ke dua kampung di Lampung Tengah, Minggu (27/8/2017). Visitasi tersebut dalam rangka mengkaji potensi daerah di dua kampung tersebut, yakni Kampung Rama Dewa dan Rukti Harjo, Kecamatan Seputihraman.

Ketua rombongan visitasi, Sigit Sumarhaenyanto menerangkan kunjungan di Lampung Tengah dalam rangka mengkaji potensi dan permasalahan di daerah yang nantinya hasil kajian tersebut diserahkan ke pemerintah kabupaten sebagai bahan rujukan dalam membuat kebijakan.

"Visitasi bertujuan mendalami apa saja permasalahan dan potensi yang dimiliki dua daerah di Lampung Tengah. Hari ini kami telah mengunjungi Kampung Rama Dewa dan Rukti Harjo untuk melihat langsung kondisi kedua kampung tersebut," ungkapnya.

Dari hasil kunjungan tersebut akan didiskusikan para seluruh peserta lalu hasilnya akan diserahkan kepada bupati untuk dijadikan sebagai bahan rujukan dalam penentuan kebijakan pemerintah. Peserta visitasi terdiri dari beberapa elemen mulai dari kementerian, kepolisian dan perwakilan pemerintah daerah.

"Sejauh ini yang kami lihat dari Kampung Rama Dewa sangat berpotensi untuk menjadi kampung wisata. Masyarakatnya didominasi Bali yang aktif dengan kesenian dan ritual agama Hindu yang begitu kental. Tentunya ini bisa menjadi potensi yang kita kembangkan sebagai objek wisata," ujar dia.

Sementara di Kampung Rukti Harjo, potensi yang layak dikembangkan adalah UMKM khususnya dengan di-launching-nya Kampung KECe. "Dengan melihat dan mengkaji secara langsung, mudah-mudahan nantinya dapat memberikan alternatif dan solusi pemecahan masalah terhadap potensi maupun permasalahan yang ada di dua kampung tersebut," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Tengah Mustafa menyambut baik kunjungan peserta Diklat PIM II Jawa Tengah. Diharapkan kunjungan tersebut bisa memberikan manfaat bagi Lampung Tengah khususnya bagi perkembangan Kampung Rama Dewa dan Rukti Harjo.

"Saya sangat menyambut baik. Mudah-mudahan dari hasil kajian yang dilakukan kawan-kawan Diklat PIM bisa membantu kami pemerintah daerah dalam membuat arah kebijakan yang terbaik bagi kampung Mara Dewa dan Rukti Harjo," pungkasnya.
Share:

Honda Modif Contest dipusatkan di Mal Ramayana Robinson

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar Honda Modif Contest (HMC) di 15 kota sepanjang Mei–Oktober 2017. Memasuki usianya yang telah satu dekade, gelaran modifikasi akbar ini akan mewadahi kreativitas modifikator dan komunitas Honda dengan tetap mengutamakan unsur keamanan motor dan kelayakan dikendarai di jalan.

Rusli Mantaring, Manager Promotion PT Tunas Dwipa Matra (TDM) Bandar Lampung sebagai main dealer sepeda motor Honda, Kamis (24/8/2017) menuturkan, perhelatan akbar HMC 2017 ditargetkan diikuti 1.500 peserta penggemar modifikasi Tanah Air. Kompetisi modifikasi Honda ini memiliki regulasi mutlak bagi motor peserta untuk dapat dikendarai dengan dilakukannya tes jalan sepanjang 300 m. Penjurian HMC 2017 dilakukan media dengan regulasi tes jalan sebagai penilaian penting dan penilaian berupa ide atau konsep yang diusung, fungsi, estetika, finishing, dan detail motor yang dimodifikasi.

HMC 2017 dibuka di Manado, Sulawesi Utara, awal Juni 2017 lalu. Di Lampung, tepatnya di Kota Bandar Lampung akan digelar pada Minggu (27/8/2017) mendatang di Mal Ramayana Robinson, Rajabasa. Final battle sebagai puncak acara kompetisi modifikasi ini akan dilangsungkan pada Oktober 2017 di ajang Honda Bikers Day (HBD).

Sebagai salah satu mal terbesar di Kota Tapis Berseri, Mal Ramayana Robinson sengaja dipilih untuk perhelatan HMC 2017 ini di Lampung. Pusat perbelanjaan megah itu pun sudah sering dijadikan tempat berbagai acara otomotif lainnya, termasuk gelaran modifikasi akbar ini untuk mewadahi kreativitas modifikator dan komunitas Honda.

"Kenapa diselenggarakan di Mal Ramayana Robinson, karena view-nya pas, juga banyak dilalui oleh pengguna jalan dan tempatnya strategis," kata Rusli Mantaring.

Menurutnya, berbagai acara akan digelar dalam HMC 2017 di Mal Ramayana Robinson, Bandar Lampung ini seperti, tes ride dan edukasi keselamatan
berkendara dengan Honda Scoopy, Honda Supra GTR 150, Honda CB150R StreetFire dan motor terbaik 2017 All New Honda CBR250RR. Kemudian beragam aktivitas komunitas Honda dan penjualan sepeda motor Honda, Honda Genuine Accesories (HGA) dan Honda Apparel.


Sementara itu, General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indra Putra mengatakan, AHM terus melakukan perubahan konsep acara dan kelas yang dilombakan agar dapat semakin mengakomodir perkembangan tren dan minat penggemar modifikasi namun tetap aman dan layak dikendarai.  Ajang HMC ini pun menjadi sarana bagi pecinta Honda yang telah tergabung dalam komunitas Honda untuk membina persaudaraan yang telah terjalin melalui beragam aktivitas yang telah disiapkan berupa gathering, games dan bazar.
Share:

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meminta kesediaan Gubernur Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Hari ini, Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo menjadi keynote speaker dalam acara International Conference on Public Organization ke-7, di Balairung Rudini IPDN, Sumedang, Jawa Barat. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung, Bayana mengatakan bahwa Ridho Ficardo yang juga menjadi Ketua Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia akan berbicara tentang penyelenggaraan pemerintahan berbasis teori pemerintahan di Provinsi Lampung.


Menurut Bayana, IPDN adalah salah satu pendiri Asia Pasific Society For Public Affairs (APSPA) bersama universitas ternama di dalam negeri maupun luar negeri. Dan tahun ini, IPDN menjadi tuan rumah konferensi internasional dengan mengangkat tema besar Governance Theory and Practice in Asia Pasific”.
Share:

Polda Lampung Gelar Goes to School di Banjaragung

MENGGALA (Lampost.co) -- Kemarin, Pengurus Daerah Bhayangkari Lampung menggelar Goes to School di SD Negeri 01 Wargaindah Jaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Bhayangkari yang ke-65 ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.  Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno mengatakan indeks pembangunan di bidang pendidikan di Lampung masih rendah.


Menurut Kapolda, fasilitas pendidikan yang tidak memadai menjadi faktor penghalang majunya pendidikan. Untuk itu, Polda Lampung berharap agar program Polisi Cilik dapat  mendidik karakter anak sejak usia dini, sehingga generasi mendatang dapat lebih disiplin dan cinta tanah air.
Share:

Tekab 308 Lamtim Tangkap Pelaku Perjudian

SUKADANA (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Satuan Reskrim Polres Lampung Timur menangkap pelaku tindak pidana perjudian (koprok), hari ini di Desa Jati Purno, Sukadana Timur, Lampung Timur. Pelaku adalah AN (50) warga Desa Catur Suwako, Kecamatan Bumi Agung dan HH (31) warga Desa Subing Jaya Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu.


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu set alat judi koprok satu lembar karpet, satu lembar terpal alas plastik warna biru, dan uang sebesar Rp1.600.000. Kapolres Lampung Timur, AKBP Yudy Chandra mengatakan bahwa saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lampung Timur guna penyelidikan lebih lanjut.
Share:

Polres Way Kanan Bekuk Penyalah Guna Narkoba

WAY KANAN (Lampost.co) -- Satnarkoba Polres Way Kanan menangkap satu orang pelaku yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di jalan poros Kampung Sopoyono, Kecamatan Negeriagung. Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan, menyampaikan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mulai resah tentang adanya pelaku pengedaran gelap sabu-sabu.


Kapolres mengatakan bahwa pelaku adalah DD (21), warga Kampung Negararaharja, Kecamatan Pakuanratu, Kabupaten Way Kanan. Petugas juga menemukan satu bungkus plastik kecil berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,68 gram, tepatnya di dalam kantong baju sebelah kanan pelaku. Atas perbuatannya, pelaku terancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.
Share:

Dua dari Empat Tersangka Perampok Ditembak

KOTA BUMI (Lampost.co) -- Satuan Resmob Polres Lampung Utara meringkus empat perampok toko bangunan milik Budi Yuswo Santoso, warga Dorowati, Panaganratu, Abung Timur, pada Senin lalu. Kapolres Lampung Utara, AKBP Esmed Eriyadi mengatakan bahwa dua dari empat orang terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri. Sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Dua tersangka yang ditembak adalah Saprudin alias Japrak (36), warga Desa baturaja, Sungkai Utara, dan Teguh Wiyono (32), warga Desa Dorowati, Abung Timur, Lampung Utara.


Sementara tersangka lainnya yang ditangkap adalah Sugeng Pranomo (53), warga Desa Datarlebuai, Pulaupanggung, Tanggamus, dan Abdul Gani alias Gani (38), warga Lampung Utara. Keduanya tidak dilumpuhkan karena tidak melawan. Selain menangkap para tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan, kaus hitam untuk penutup wajah, serta tas hitam yang dipergunakan untuk mengangkut hasil rampokan. Polisi juga menyita dua kayu balok panjang dan sejumlah tali rafia yang dipergunakan untuk mengikat korban serta sebuah sepeda motor Honda Scoopy warna putih. 
Share:

Kecelakaan Beruntun di Desa Labuhanratu Libatkan 3 Mobil dan 1 Motor

SUKADANA (Lampost.co) -- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur, Desa Labuhan Ratu 7, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, pada Selasa siang. Akibat kecelakaan tersebut, tiga mobil dan satu unit sepeda motor mengalami rusak parah, dan korban mengalami luka ringan. Kepala Poslantas Labuhan Ratu, Bripka Budiyono, mengatakan tabrakan beruntun tersebut terjadi antara mobil fuso, mobil box unilever, mobil milik Pemda Lampung Timur jenis Phanter, dan sepeda motor jenis Honda Megapro.


Sopir Fuso, Sadam, mengatakan bahwa dirinya melaju dari arah Sukadana menuju Wayjepara. Namun, dari arah berlawanan mobil box melaju dengan kecepatan tinggi dan terjadi tabrakan beruntun. Dan selanjutnya, mobil plat merah dan sebuah sepeda motor ikut menumbur kendaraan tersebut. Atas kejadian itu, empat pengendara kendaraan tersebut atas nama Sadam, Fatur, Agus Rifai dan Nanda Agus, masih dalam perawatan di Rumah Sakit Permatahati.
Share:

Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 231 Kilo Ganja Asal Aceh


KALIANDA (Lampost.co) -- Satuan Resnarkoba Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan pengiriman ganja kering seberat 231 kg, di Seaport Interdiction, pelabuhan penyeberangan Bakauheni.

Ganja kering asal Aceh itu dibawa menggunakan mobil pikap L300 B-9179-TAJ yang dikemudikan Yoes Harpenas Maulana warga jalan Kenanga No 57 Rt/Rw 002/006 Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk Kota, Jakarta Barat.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra mengatakan barang terlarang itu rencananya akan dibawa tersangka ke Merak, Banten.

"Ganja disimpan di dalam bak mobil pick up yang sudah di modifikasi, diatasnya diletakan beberapa ekor ayam untuk mengelabui petugas," kata Adi saat press rilis, di Mapolres Lamsel, Rabu (23/8/2017).

Dijelaskannya, setelah petugas menangkap tersangka pada Kamis (17/8) sekitar pukul 21.00 WIB, pihaknya melakukan pengembangan untuk mengungkap penerima barang.

"Sudah lakukan pengembangan, namun tidak berhasil menangkap pelaku lainnya," kata dia.
Menurut pengakuan tersangka, lanjutnya, 231 ganja kering itu, milik AD (DPO) yang berada di Banda Aceh. Tersangka diberi upah sebesar Rp10 juta, untuk membawa ganja kering kering ke Merak, Banten.

"Baru diterima tersangka Rp5 juta, sisanya dibayar apabila ganja sudah di tangan penerima," ujar Adi.

Sumber : Lampost.co
Share:

Wali Kota Metro dan Wakil Melepas 40 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci

METRO (Lampost.co) -- Wali Kota Metro, Achmad Pairin, bersama Wakil Wali kota Djohan melepas pemberangkatan jamaah calon haji Kota Metro tahun 1438H/2017M  di Masjid Taqwa Kota Metro, Selasa (22/8/2017).

Jumlah Calon Jamaah Haji yang diberangkatkan yakni CJH Kloter 56 JKG Jamaah Haji Kota Metro tahun 2017 sebanyak 40 orang.

Wali Kota Metro berharap para jamaah haji nantinya dapat terus menjaga kesehatan, kekompakan, serta dapat menjaga nama baik sendiri dan Kota Metro selama menunaikan ibadah haji.

“Selamat kepada Calon Jamaah Haji yang diberangkatkan pada hari ini, semoga dapat menjadi haji yang mabrur," katanya.

Sumber : Lampost.co
Share:

Resmi Dilantik, Mustafa Minta Satgas Saber Pungli Lampung Tengah Bekerja Serius

Lampung Tengah (Lampost.co) – Dilantiknya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Lampung Tengah, Selasa 22 Agustus 2017, Bupati Mustafa meminta agar satuan tersebut dapat bekerja serius mencegah praktik pungli di wilayah Lampung Tengah.
Dia menegaskan pembentukan Satgas Saber Pungli merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberantas pungutan liar dan upaya untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat dan penegakan hukum.

“Praktik pungutan liar dapat merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pelantikan Saber Pungli saya harap tidak berhenti sampai disini, tapi dilanjutkan dengan kerja serius dalam mencegah dan menangani praktik Pungli di Lampung Tengah,” ujarnya.

Menurutnya perlu upaya pemberantasan secara tegas,  terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera. Dalam menjalankan tugasnya, tim Saber Pungli harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk melakukan sosialisasi secara masif dan berkesinambungan.
“Sehingga gerakan melawan dan memberantas Pungli menjadi arus kesadaran yang tertanam dalam diri semua orang, bahwa pungli adalah musuh kita bersama.” Ujar Mustafa yang didampingi wakilnya Loekman Djojosoemarto.

Satgas yang di ketuai oleh Waka Polres Lamteng Kompol IEdwan Mahpi ini nantinya akan bertugas memberantas pungli dengan melaksanakan fungsi Intelejen, pencegahan, penindakan dan yustisi.
 
Sehingga jika terjadi praktik pungli,  maka satgas ini bisa langsung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan memberikan memberikan rekomendasi kepada penegak hukum untuk memberika hukuman kepada pelaku pungli. 
 
Mustafa mengatakan Masih di suasana kemerdekaan RI ini Pemkab Lamteng telah menunjukkan bagaimana pemerintah daerah membawa masyarakat Indonesia Khususnya Lamteng bisa menjadi sejahtera,  adil,  aman dan nyaman.


 
Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan dan yang lainnya tapi juga dalam segi keamanan dan kenyaman serta keadilan dalam mendapatkan pelayanan yang prima. 
 
"Dalam rangka membangun pemerintahan yang melayani masyarakat secara prima, terutama di tempat-tempat pelayanan umum yang sangat dibutuhkan kehadiran kita supaya pelayanan menjadi cepat dan prima,  sehingga rakyat puas dengan pelayanan yang kita berikan, " pungkasnya.


 
Anggota Satgas Saber Pungli ini terdiri dari unsur polri (Polres Lamteng), TNI (Dandim 0411/LT) , Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Inspektorat, Badan Intelejen Negara (BIN), dan SKPD terkait. Sementara sebagai penanggung jawab Satgas adalah Bupati Lamteng dan seluruh pimpinan Forkopimda Lamteng. 

Sumber : Lampost.co
Share:

Streaming Youtube

Streaming Radio Sai 100 FM



close
close

Labels

Visitor Radio Sai 100 FM

Recent Posts