Showing posts with label luar negeri. Show all posts
Showing posts with label luar negeri. Show all posts

Rakyat Australia Dukung Penyelesaian Kasus Montara

KUPANG (Lampost.co) -- Sekitar 350 rakyat Australia di Perth menyatakan dukungannya kepada Tim Advokasi Pencemaran Laut Timor yang tengah berjuang di negeri Kanguru untuk mencari keadilan terkait kasus Montara. Hal tersebut dikarenakan para penonton memenuhi bioskop Luna di Leederville Perth untuk menyaksikan film dokumenter yang mengisahkan tentang tragedi besar pencemaran minyak di Laut Timor akibat meledaknya anjungan minyak Montara di Blok Atlas Barat pada 21 Agustus 2009. Ketua Peduli Timor Barat, Ferdi Tanoni mengatakan apresiasinya atas antusiasme rakyat Perth tersebut. 
Share:

Harga Minyak Turun Karena Produksi OPEC Meningkat

Harga minyak dunia turun 0,97 dolar AS menjadi 48,59 dolar per barel. Peningkatan produksi minyak dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) hingga mencapai 32,87 juta barel pada bulan ini, menjadi faktor pelemah harga minyak. Hal ini menunjukkan kartel minyak kesulitan mematuhi kesepakatan pemotongan produksi yang bertujuan untuk membatasi pasokan minyak mentah. Para analis mengatakan para investor khawatir bahwa langkah produsen minyak utama dunia dalam memangkas produksi tidak cukup menyeimbangkan pasar.
Share:

Ketegangan Geopolitik Dorong Emas Berjangka Naik

Kontrak emas berjangka naik 10,8 dolar AS menjadi 1.290,10 dolar AS per ons. Perang dingin antara Amerika Serikat dan Republik Demokratik Rakyat Korea membuat  para investor melarikan diri dan menginvestasikan hartanya menjadi safe haven. Selain itu emas juga menambah kenaikan awal dan dolar AS mundur kembali menyusul rilis data Amerika Serikat yang menunjukkan angka lebih dingin untuk inflasi pada tingkat grosir.
Share:

Rumah Sakit Nigeria Tingkatkan Pengawasan Demam Lassa

Nigeria meningkatkan kegiatan pengawasan dan pemantauan di Lagos University Teaching Hospital (LUTH) yang menjadi tempat dua pasien meninggal dan lebih dari 100 pasien dalam perawatan karena terjangkit Demam Lassa. Ketua Perhimpunan Medis Nigeria, Olubunmi Omojowolo mengatakan bahwa Ebola dan Demam Lassa adalah penyakit yang sangat dekat dan mematikan. Menurut Olubunmi, tantangan utama Demam Lassa adalah ketidak-mampuan untuk mendiasnosis secara dini karena gejalanya hamper sama dengan malaria. Karena itu, masyarakat perlu mendapat pendidikan tentang kebersihan.
Share:

Qatar Tawarkan Program Bebas Visa Masuk Ke 80 Negara

Doha (Lampost.co) -- Qatar memperkenalkan program bebas visa masuk demi merangsang usaha transportasi udara dan pariwisatanya di saat Qatar masih terisolasi oleh tetangganya dalam sebuah krisis diplomatik. Program bebas visa itu berlaku bagi warga dari 80 negara yang mencakup negara-negara zona Schengen Uni Eropa, Amerika Latin dan Asia. Lebanon menjadi satu-satunya negara Arab yang masuk daftar negara tercakup program bebas visa tersebut.


Pejabat Kementerian Dalam Negeri, Mohamed Rashed al Mazrouei mengatakan bahwa negara-negara itu dipilih berdasarkan pertimbangan keamanan dan ekonomi, atau daya beli warga negaranya. Menurut Mazrouei, warga dari 80 negara tersebut hanya perlu menunjukkan paspor yang masih berlaku untuk masuk ke negara tuan rumah Piala Dunia 2022 itu.
Share:

Di Nevada, Mobil yang Melaju Lambat akan Diberi Sanksi

Kali ini, Nevada, Amerika Serikat (AS), melarang secara tegas bagi pengemudi yang memacu kendaraannya tidak sesuai batas kecepatan atau sangat lambat, terutama yang tidak sesuai jalurnya. Peraturan tersebut bertujuan untuk mencegah pengemudi yang memacu kendaraan dengan lambat keluar dari jalur yang ditentukan.


Patroli Jalan Raya Nevada percaya, bahwa ini sebagai masalah utama yang bisa menyebabkan kemarahan pengemudi lain di jalan raya ketika ingin menggunakan jalur kiri. Adapun sanksi yang diterapkan berupa denda mulai dari 50 hinnga 250 US Dollar. Selain Nevada, Tennessee, Florida, New Jersey, Georgia, dan Indiana termasuj negara yang menerapkan hukuman bagi pengendara yang "lamban".
Share:

Tempat Penampungan Pencari Suaka Di Jerman Kebakaran, Dua Orang Tewas

BERLIN (Lampost.co) -- Si jago api telah membakar bangunan tempat tunawisma dan pencari suaka di Jerman selatan pada Senin dini hari. Akibat insiden tersebut, seorang wanita berusia 54 tahun dan seorang pria berumur 56 tahun tewas. Sementara itu, beberapa orang lain luka parah karena menghirup asap. Kepolisian mengungkapkan gedung di kota Markgroeningen, utara Stuttgart itu dihuni oleh sembilan orang. Sejauh ini tidak ada tanda kejahatan kebencian yang menjadi penyebab kebakaran itu.
Share:

Sekitar 190.000 Orang Diungsikan Saat Badai Ancam China Timur Laut

BEIJING (Lampost.co) -- Badai petir yang melanda provinsi Liaoning di China timur laut selama beberapa hari ini telah menewaskan tiga orang dan menyebabkan hampir 190.000 orang mengungsi. Musim panas biasanya menjadi  musim badai di China, dengan topan menghujani pantai timur dan selatan serta badai petir menghantam wilayah luas negara tersebut.


Badai tersebut telah datang sejak Kamis pekan lalu dan menghantam tujuh kota, termasuk kota pelabuhan utama Dalian dan meruntuhkan lebih dari 1.000 rumah runtuh serta menyebabkan 66.400 hektare lahan pertanian rusak.
Share:

Kanada Sediakan Beasiswa 10 Juta Dolar Amerika Serikat Untuk ASEAN

JAKARTA (Lampost.co) -- Kanada akan memberikan dukungan program beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana dan profesional madya dari Asia Tenggara untuk mengakses pendidikan di Kanada. Inisiatif tersebut diumumkan Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, dalam Konferensi Antarmenteri ASEAN-Kanada di Manila, Filipina. Freeland menyampaikan bahwa beasiswa tersebut senilai 10 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp105 miliar untuk masa studi lima tahun.


Menurut Freeland, program beasiswa tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ASEAN ke-50 dan 40 tahun hubungan sebagai mitra dialog ASEAN dengan Kanada. Selain itu, beasiswa juga menjadi komitmen memerangi kemiskinan serta mempromosikan hak asasi manusia di Asia Tenggara, terutama hak perempuan, anak perempuan dan migran. 
Share:

Arab Saudi Janjikan 33,7 Juta Dolar Untuk Atasi Kolera Di Yaman

Jeddah (Lampost.co) -- Arab Saudi menjanjikan dana sebesar 33,7 juta dolar Amerika untuk membantu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna membasmi kolera yang telah menewaskan hampir 2.000 orang di Yaman. Selain itu, Juru Bicara WHO, Gregory Hartl, juga mengatakan bahwa dana tersebut akan dialokasikan pada badan anak-anak PBB (UNICEF) untuk memperbaiki fasilitas air dan sanitasi. 

Wabah kolera telah mewabah sejak perang di Yaman meletus dan menewaskan sebanyak 1.915 orang sejak April tahun ini, dengan dugaan 436.000 kasus di seluruh Yaman. 
Share:

Bangladesh Sita 25 Kilogram Emas Dari Pria Berkursi Roda Di Bandara

Dhaka (Lampost.co) -- Otoritas Bandara Internasional Bangladesh menangkap seorang pria atas nama Jamil Akhter yang diduga menyamar sebagai pengguna kursi roda untuk menyelundupkan emas. Modus tersebut diduga dilakukan Jamil Akhter agar bisa melewati pemeriksaan bea cukai pada Minggu lalu. Juru Bicara Bea Cukai Bandara Bangladesh, Ahsanul Kabir menyampaikan kecurigaan tersebut setelah mengetahui bahwa Jamil Akhter telah melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak 13 kali pada tahun ini. 
Share:

Merah Putih Warnai Swiss

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia di Swiss. Kegiatan tersebut dimulai pada Sabtu pagi dengan Jalan Sehat di hutan belakang Wisma Duta Gumligen Bern. Tidak hanya berasal dari Kota Bern, ratusan peserta juga berdatangan dari Zurich, Basel, Jenewa, dan wilayah-wilayah lain di Swiss. 


Selain jalan sehat, Koordinator Perlombaan HUT ke-72 RI KBRI Bern, Titik Nahilal Hamzah, menjelaskan bahwa perlombaan lain seperti lomba gaple dan lomba badminton turut memeriahkan acara tersebut. Sementara puncaknya, pada hari 17 Agustus akan digelar perlombaan seperti balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, dan lomba khas 17an lainnya. 
Share:

Mahasiswa RI Raih Penghargaan Kompetisi Matematika Di Bulgaria

LONDON (Lampost.co) -- Mahasiswa Indonesia meraih berbagai penghargaan pada Kompetisi Matematika Tingkat Internasional ke-24 di Bulgaria. Kompetisi tersebut berlangsung di American University, Kota Blagoevgrad, Bulgaria dari tanggal 31 Juli hingga 6 Agustus 2017. Sekretaris Pertama Penerangan, Sosial dan Kebudayaan KBRI Sofia, Nurul Sofia mengatakan bahwa Indonesia mendapatkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.


Peraih medali emas adalah Stephen Sanjaya dari Universitas Pelita Harapan. Sedangkan medali perak diraih oleh Jefferson Caesario dari Universitas Airlangga dan Poetri Sonya Tarabunga dari Institut Teknologi Bandung. Selain itu, medali perunggu diraih oleh Dewita Sonya Tarabunga dari Institut Teknologi Bandung dan Muhammad Khairul Ramadhan dari Universitas Indonesia.
Share:

Topan Noru Tewaskan Dua Orang Di Jepang

TOKYO (Lampost.co) -- Topan Noru yang terjadi Minggu pagi telah membawa hujan deras dan angin kencang ke barat daya Jepang dan menewaskan dua orang. Korban tewas adalah seorang pria berusia 60-an asal pulau terpencil Yakushima dan seorang pria berusia 80-an asal Pulau Tanegashima.


Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana mengatakan bahwa Topan Noru dengan kecepatan angin hingga 162 kilometer per jam diprediksi menyerang Pulau Shikoku hari ini. Oleh karena itu, masyarakat Pulau Shikoku, Jepang diminta waspada terhadap kemungkinan tanah longsor, banjir, hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. 
Share:

Jumlah Pembelot Korea Utara Di Thailand Meningkat

Bangkok (Lampost.co) -- Jumlah warga negara Korea Utara yang datang secara ilegal ke Thailand meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Hal tersebut dipengaruhi ketegangan yang semakin menjadi di Semenanjung Korea karena program senjata Pyongyang.

Thailand merupakan rute transit populer bagi warga negara Korut melarikan diri dari negara komunis melarat tersebut. Ratusan orang pergi setiap tahun ke China dan sampai di Thailand setelah menempuh perjalanan darat, menuju Korea Selatan. Lonjakan jumlah pendatang Korut terus terjadi meski ada kontrol ketat oleh Korut di perbatasannya dengan China. Hal tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea karena Pyongyang meningkatkan uji coba nuklir dan rudal serta peringatan oleh AS yang telah kehilangan kesabaran terhadap Korut.
Share:

Bom Bunuh Diri Hantam Masjid di Afganistan, 29 Tewas

Afghanistan (Lampost.co) -- Aksi bom bunuh diri terjadi di Masjid Jawadia di Kota Herat, Afghanistan saat masyarakat tengah melaksanakan shalat Subuh, kemarin. Juru Bicara Gubernur Afganistan mengatakan bahwa terdapat dua pelaku yang beraksi. Satu pelaku bom bunuh diri dan pelaku lainnya menembak jemaah menggunakan senjata api.

Kejadian tersebut menewaskan 29 orang dan melukai 64 orang lainnya. Banyak kalangan yang mengecam serangan ini. Terlebih Kota Herat merupakan kota yang berbatasan dengan Iran dan dianggap sebagai salah satu kota Afghanistan yang paling aman.
Share:

Brasil Gelar Voting untuk Depak Presiden

Rio de Jainero (Lampost.co) -- Hari ini, Brasil akan menggelar voting atau pemungutan suara untuk memutuskan apakah Presiden Michel Temer harus meninggalkan kursi kepresidenannya. Jika Temer gagal meraup suara dan hati warga Brasil, maka ia harus segera meninggalkan jabatannya, dan diskors selama enam bulan serta akan diadili Mahkamah Agung.


Hal tersebut dikarenakan adanya tuduhan bahwa Temer telah menerima suap sebesar 160 ribu US Dollar dari perusahaan pembungkus daging J&F. Diduga orang terdekat Temer dan mantan anggota kongres, Rodrigo Rocha Loures berperan membantu Temer dalam melancarkan suap tersebut. Namun, sejumlah ahli berpendapat pemungutan suara ini akan sia-sia. Pasalnya, Temer masih mendapat dukungan kuat dari sekutu di dalam kongres yang sebagian besar terdiri dari anggota parlemen konservatif.
Share:

Insiden Penembakan Konsulat Tiongkok di AS, Pelaku Tewas Bunuh Diri

Los Angeles (Lampost.co) -- Seorang pria yang melepaskan tembakan di Konsulat Tiongkok di Los Angeles, Amerika Serikat, dilaporkan tewas bunuh diri. Pihak Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengatakan, penembakan terjadi kemarin, sekitar pukul 6 pagi waktu setempat.

Petugas polisi LAPD, Michael Lopez menyampaikan bahwa beberapa tembakan mengenai Konsulat Tiongkok. Namun akhirnya, pelaku ditemukan tewas di mobilnya akibat luka tembak yang dilakukannya sendiri. Atas kejadian tersebut, Pihak Konsulat Tiongkok mendesak Pemerintah AS untuk mengambil langkah terukur dengan memberikan perlindungan, khususnya untuk para diplomat dan gedung konsulat. Tiongkok juga meminta AS mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden penembakan ini. 
Share:

Tentara Mesir Gerebek Persembunyian Ekstremis Di Sinai Utara

Kairo, Mesir (Lampost.co) -- Tentara Mesir menggerebek tempat persembunyian para ekstremis dan menewaskan satu militan di Provinsi Sinai Utara, Mesir, hari ini. Selain itu, Juru Bicara Militer Mesir, Tamer Ar-Refaay menyampaikan bahwa dua militan juga ditangkap dan dua sepeda motor serta satu truk yang digunakan ekstremis, dihancurkan.


Provinsi Sinai Utara Mesir, yang berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza di wilayah Palestina,telah menjadi pusat serangan teror anti-pemerintah yang menewaskan ratusan polisi dan tentara. Insiden tersebut terjadi sejak militer menggulingkan presiden Mohamed Moursi pada Juli 2013.
Share:

Empat Negara Arab Siap Berunding Dengan Qatar

Dubai (Lampost.co) -- Empat negara Arab yang memutuskan hubungan dengan Qatar menyatakan siap berunding guna mengatasi perselisihan mereka, jika Doha menunjukkan kesediaan menanggapi permintaan mereka. Menteri luar negeri Bahrain, Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab bertemu di ibu kota Bahrain, Manama, membahas kemelut itu, yang meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Kelompok pimpinan Saudi itu memutuskan hubungan dengan negara Teluk tersebut pada 5 Juni dan menuduhnya mendukung kelompok garis keras serta dekat dengan musuh bebuyutan mereka, Iran. Tuduhan tersebut dibantah Doha. Upaya diplomatik pimpinan Kuwait dan didukung Barat gagal mengakhiri perselisihan tersebut, dengan keempat negara itu memutuskan hubungan dengan Qatar.


Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain sebelumnya mengeluarkan daftar 13 tuntutan untuk Qatar, yang mencakup pembatasan dukungan untuk Ikhwanul Muslimin, menutup saluran Al Jazeera yang berbasis di Doha, menutup sebuah pangkalan militer Turki dan menurunkan tingkat hubungannya dengan musuh di Teluk, Iran. Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan Qatar tidak serius dalam menangani tuntutan negara-negara tersebut.
Share:

Streaming Youtube

Streaming Radio Sai 100 FM



close
close

Labels

Visitor Radio Sai 100 FM

Recent Posts