Tokyo (Lampost.co) -- Jepang meluncurkan gerakan
nasional bernama “Teleworking” untuk mendorong puluhan ribu pelaju bekerja dari
rumah. “Hari Telework” akan melibatkan sekitar 60.000 pekerja di lebih dari 900
perusahaan, organisasi, dan kantor pemerintah. Kementerian Dalam Negeri Jepang
menyebutkan bahwa sekitar seperempat dari total 127 juta penduduk negara itu
tinggal di Tokyo dan prefektur sekitarnya. Karena itu, Jepang perlu mengurangi
kepadatan saat jam sibuk agar dapat mengakomodasi wisatawan yang datang untuk
menyaksikan Olimpiade. Selain itu, “Teleworking” juga mampu mereformasi budaya
gila kerja di negara tersebut.
Home »
berita hari ini
,
berita hari ini lampost
,
berita internasional
,
dunia
,
Internasional
,
News
,
update berita
» Jepang Buat Gerakan "Teleworking" Jelang Olimpiade 2020
Jepang Buat Gerakan "Teleworking" Jelang Olimpiade 2020
Related Posts:
